Wanita Berpendidikan dan Berpenghasilan Tinggi
Berawal dari obrolan ringan di sore hari dengan seorang teman. Intinya membahas bahwa banyak pria yang takut untuk mendekati wanita yang berpendidikan tinggi atau berpenghasilan tinggi.
Dan inilah pandangan saya :
Tak semua wanita berpendidikan tinggi ingin sombong dihadapan pria padahal yang ia inginkan hanya ingin mendapatkan ilmu, belajar sebanyak-banyaknya yang ia bisa, membuka dan menambah wawasannya. Bukan untuk adu kepintaran dengan pria. Namun, ia berpikir mungkin saja esok hari akan berguna bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi anak-anaknya juga rumah tangganya. Bukankah pria tidak suka dengan wanita yang bodoh? Tidak bisa diajak bertukarpikiran. Lalu apa salahnya wanita berpendidikan tinggi? Kalau yang di gengsikan adalah gelar, tahukah para pria, bahwa ada golongan wanita yang menganggap bangku pendidikan adalah hanya merupakan suatu media untuk mencari ilmu? Bukan untuk gaya-gayaan ataupun mendapat gelar panjang dibelakang namanya.
Tak semua wanita berpenghasilan tinggi ingin sombong dihadapan pria padahal rezeki yang ia dapatkan semata-mata hanyalah karena kehendak Tuhannya atas apa yang telah diusahakannya. Lalu apakah Pria ingin protes apa yang menjadi kehendak Tuhan? Padahal yang mengatur rezeki adalah Tuhan. Protes saja Tuhan kalau memang bisa.
Orang selalu beranggapan, yang ideal adalah yang seperti ini, yang bagus adalah yang seperti itu. Namun jika kita menyadari, hidup tidak bisa kita prediksi, yang penting adalah kita percaya diri dengan langkah kita menuju masa depan bersama-sama dengan orang yang kita sayangi. Saling menguatkan dikala rapuh, saling berbagi di saat bahagia, serta saling mengerti kodrat dan tanggung jawab masing-masing.
Anyway, last but not least…..


Wanita berpendidikan sama saja seperti wanita lainnya. Hanya saja dengan jenjang pendidikan formal yang lebih tinggi
.
Btw, sak jane wanita berpendidikan iki opo tho definisine?
February 19, 2012 at 2:57 AM