Always run back to the future …..

Naito


Betapa indah takdir yang terlukis ditangannya

Selangkah, dua langkah ia berjalan didepanku

Hingga ku tak sadar bahwa dirinya tlah menghilang

Entah dimana dirinya

Hati bergerak telusuri jejaknya

Namun sesaat tersadar

Tak ada sedikitpun pengetahuan tentangnya

Gelisah, gundah terasa

Kemelut menyelimuti langkah

Perlahan mencoba meraih masa

Hingga tiba purnama kedua

Saat genggaman harus terlepas diujung asa

———————————————————————————————————————-

For you in full blossom,

Untuk naitoku, seseorang yang tidak tahu sekarang sedang apa dan kabarnya. Puisi ini dibuat olehku sekitar bulan januari 2008 pada saat mengerjakan tugas akhir dan menjelang wisuda. Puisi ini aku posting untuk mengenangnya kalau dia pernah jadi inspirasiku beberapa tahun terakhir. Puisi ini menceritakan bahwa aku tahu akan kehilangan “jejaknya” karena waktu itu aku berpikir dia tak akan lagi menjadi inspirasiku karena jalan yang dihadapi di depan sudah pasti berbeda. Aku selalu menyebutnya sebagai “knight who was born to be savior”😛 . Berlebihan? menurutku tidak begitu. Karena dialah aku belajar mengenai  mengerti makna dari “kawan”.  Kegigihannya mengutamakan kepentingan “kawan”  dibanding kepentingannya sendiri sangat menyentuh hati. Seringkali aku berpikir bahwa orang yang seperti dia itu pastinya nanti akan memiliki ladang surga yang sangat luas. Suatu hal yang patut dicontoh dan diteladani, apalagi buat seseorang seperti aku yang cenderung apatis.😀 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s