Always run back to the future …..

Komikku Ku Sayang, Komikku Ku Benci


Baca komik bukan sekedar bacaan saja buat saya. Kadang ini adalah obat mujarab penghilang stress. Sejak dahulu saya agak-agak  komikholic (agak loh, soalnya saya masih suka banyak mikir dan pertimbangan kalau beli komik, terutama masalah hubungan antara panjangnya  seri dan budget, :D). Sewaktu SMA, beberapa minggu sekali ketika pulang sekolah saya pasti menyempatkan diri untuk membeli komik. Sampai sekarangpun kebiasaan itu masih ada. Apalagi baru-baru ini, akibat kepala stress berat karena tekanan pengerjaan thesis, maka semakin sering saja saya membeli komik. Kemarin saja saya beli dua komik baru dengan selang waktu kurang dari seminggu dari pembelian komik sebelumnya. Padahal  awalnya nawaitu-nya saya pergi ke Toko Buku mau membeli buku yang saya butuhin untuk thesis. Eh lah kok buntutnya saya beli komik lagi.

Tapi cerita kali ini saya gak akan membahas masalah kegemaran saya menumpuk komik-komik. Yang saya mau bahas adalah bagaimana perkembangan komik-komik tersebut. Dari kacamata saya, perkembangan manga (komik jepang) makin keren aja. Gambar-gambarnya makin bagus. Apalagi banyak serial-serial yang keren-keren mulai bermunculan. Tapi ya begitu, karena di Indonesia juga tidak ada jaminan apakah komik itu akan diterbitkan sampai tamat, makanya terkadang saya malas untuk membeli komik serial ini. Ditambah harga komik yang semakin mahal saja, karena itu hanya satu saja komik serial yang masih saya tumpuk yakni serial detective conan. Yang lainnya paling saya liat online. Itupun kalau koneksi sedang tidak lemot dan tidak malas menghadap ke komputer. Akhirnya karena alasan tersebutlah, saya lebih suka membeli serial pendek atau komik satu seri habis.

Nah, kebanyakan tipe komik serial pendek atau komik satu seri habis ini ceritanya adalah cerita tentang percintaan remaja, tentu saja ala remaja jepang. Kalau jaman saya SMA dahulu cerita ini masuk kategori serial cantik. Ceritanya seputar, mengejar cinta, putus cinta, dan masalah cinta-cinta lainnya yang dikemas dengan cerita lucu atau yang sedih tapi akhirnya happy ending. Tapi yang saya amati sekarang,  ada perbedaan mencolok selama enam tahun terlewati sejak saya lulus SMA. Komik-komik serial cantik yang beredar di Indonesia ini, apalagi yang tahun-tahun 2008-2010, semakin berani saja menampilkan cerita atau  gambar-gambar yang memang mungkin sudah menjadi hal yang wajar bagi “remaja jepang” tapi TIDAK untuk Indonesia. Itu menurut saya. Yang saya heran, kategori nya komik-komik tersebut kok remaja. Cerita mungkin boleh saja untuk konsumsi remaja, tapi gambar-gambarnya ada kalanya lebih dari batas kewajaran pergaulan remaja (untuk Indonesia dari sudut penilaian saya).

Saya memang suka baca komik, dan meski saya juga bukan remaja lagi, saya juga masih suka baca serial cantik seperti ini apalagi yang ceritanya lucu, ringan atau biasa-biasa saja tapi manis. Pas banget kalau untuk cerita selingan dikala stress. Tapi saya merasa tertipu dan benci sekali jika ternyata komik-komik yang saya beli tidak seperti yang saya harapkan. Saya merasa tertipu itu lantaran kalau beli komik baru, komiknya kan dibungkus. Jadi kita tidak akan tahu apa saja isi yang ditampilkannya. Meski saya suka ber-cenayang ria menebak-nebak  konten komik melalui sinopsis ceritanya dan gambar cover depan, tentu saja tidak selamanya 100% tepat menebak isinya.

Yah ini kritik saya saja…..

Kalau kepada pengarangnya.Tidak usahlah membumbui cerita dengan gambar-gambar seperti itu, karena menurut saya sebagian besar komik yang menampilkan gambar-gambar seperti itu agak memaksakan. Lagipula kalau dari pandangan saya ceritanya juga tetap akan bagus tanpa adanya bumbu-bumbu seperti itu. Tapi susah juga nih, karena kita juga beda budaya sama mereka disana. Pasti kalau disana hal ini dianggap wajar.

Kalau kepada penerbit di Indonesia….

Lebih ketat lagi dalam melakukan penyeleksian komik-komik ini dalam pelabelan kategori remaja dan dewasa. Karena kadang-kadang ada saja komik yang salah masuk kategori. Saya harap sih, sebelum benar-benar diterbitkan periksa kembali konten-nya dengan meminimasi halaman-halaman yang mengandung gambar yang tidak seharusnya. Tapi mungkin bingung ya. Dimana standar kewajaran yang boleh dikategorikan untuk remaja?. Kalau ini sih kita balik lagi aja kepada pandangan banyak orang tentang pergaulan remaja Indonesia. Mereka suka bilang “prihatin ya”. Kalau kata-kata ini sudah keluar /dan bisa keluar dari lisan mereka, tentu saja mereka paham dan tahu dimana batas-batasnya kan? Saya harap penerbit juga melakukan hal yang sama.

Yang ini himbauan saja…

Saya menulis begini karena memang juga prihatin terhadap pergaulan remaja Indonesia yang sudah parah sekali. Makanya, paling tidak hal-hal seperti ini dapat di minimalisir. Kepada orang tua juga harus bisa mengawasi anaknya. Jangan sampai kecolongan. Apalagi kadang sudah jadi orang tua, sudah tidak pula mengkonsumsi  bacaan komik, jadi tidak tahu bagaimana perkembangannya. Karena banyak sekali komik-komik yang digandrungi anak umur 6-12 tahun yang sebenarnya bukanlah kategori bacaan yang tepat buat mereka. Dan lagi banyak orang tua yang salah menganggap bahwa komik itu adalah bacaan untuk anak-anak dan remaja. Padahal  sama halnya seperti film, konsumsi terhadap hal ini perlu seleksi konten yang tepat dan ketat.…

Kalau dibawah ini adalah salah satu komik serial cantik favorit saya yakni eensy weensy monster, ceritanya lucu, ringan, tapi manis….

Yang dibawah ini komik serial cantik favorit saya waktu SMA. Komiknya kocak dan gokil abizz, kalo saya baca, saya sampe ngakak jungkir balik…

Dan yang terakhir, saya ini sebenarnya bingung, komik yang sudah terlanjur dibeli ini dan akhirnya saya benci isinya harus saya apakan??? Saya sayang buangnya (karena sudah buang-buang uang) tapi saya benci bacanya….Argh, inikah yang namanya salah satu contoh dari Consumer’s Risk dengan probabilitas Beta???!

4 responses

  1. Hum aku juga suka komik…bener tuh banyak komik yang dibuat aneh2 aku juga kesel lw baca yang kayak gitu…aku paling suka komik2 yang tokoh2nya masih anak2 Cz pasti lucu2 hehhe

    O ya di blogku, juga aku kasih beberapa sinopsis dari komik2 yang lagi aku baca..But emang seh bukan tergolong yang favorit menurutku Cz komik2 yang aku suka udah gtw pada kemana N lupa jalan ceritanya..So ini baru beberapa ja…Nah tolong kunjungi blog yap ^_^

    http://distiwan.blogspot.com/search/label/Bacaanku

    June 15, 2010 at 4:20 AM

  2. jangan lupa kunjungi blog yap ^_^

    June 15, 2010 at 4:22 AM

  3. hmmzz.. It’s great, (^_^)

    October 14, 2011 at 4:51 PM

    • great (^_^)

      October 14, 2011 at 4:53 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s