Always run back to the future …..

Antara ketidakadilan dan ketidaksabaran


Tuhan….

Meski  sebagian hatiku terucapkan sabar dan tabah, tetap saja ada setitik rasa menggelitik kalbuku. Tentang rasa ketidakadilan akan jalanku. Tak mampu ia kubendung. Tapi tak  ingin pula biarkan ia hidup.

Hamba manusia biasa Tuhan….

Tunduk dan percaya padaMu adalah jalanku. Namun terkadang tak kuasa kutahan penyakit hati. Sebagian dari ia tetap menghujat. Bagai para demonstran lapar keadilan. Berharap Kau adil padaku.

Ku tahu ini salah, Tuhan…

Kau ciptakan segala hal berpasangan seperti langit dan bumi,  siang dan malam, juga mati dan hidup. Tak ada yang tak seimbang, tak ada yang tak adil, dan semua berjalan sesuai waktunya, sesuai dengan kadarnya.  Tapi setan-setan kecil terus menggerogoti keyakinan, menciptakan bermacam alasan untuk mengingkariMu atas nama keadilan.

Maafkan Tuhan, Maafkan….

Jika baru setengah hati mengedepankan sabar dan tawakal

Penglihatanku hanyalah penglihatan yang rapuh

Tak dapat kujadikan sandaran untuk menerka apa yang menjadi kehendakMu

Karenanya jagalah hati, agar tetap teguh dalam JalanMu dan sabar pada JanjiMu

Surabaya

Friday, May 13, 2011

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s